Site icon Media Mata Rantai

PJJ Berakhir, Siswa Lampung Kembali ke Sekolah dan Diminta Gelar Salat Istisqa

mediamatarantai.online (Bandar Lampung) Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah-sekolah Lampung kembali normal mulai Jumat, 11 September 2026.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sebelumnya diberlakukan berakhir pada Kamis, 10 September 2026.
“Besok sudah mulai kembali belajar di sekolah. PJJ berakhir hari ini. Jadi sudah normal lagi besok,” kata Mirza usai mengikuti doa bersama dan Salat Istisqa di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Kamis, 10 September 2026.
Kembalinya pembelajaran tatap muka juga akan diawali dengan pelaksanaan Salat Istisqa di sekolah masing-masing.
“Jumat langsung Salat Istisqa di sekolah,” kata Mirza.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico telah menerbitkan surat imbauan Nomor 400.3.8/2035/V.01/DP.2/2026.
Surat tersebut mengimbau seluruh satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Lampung mengawali pembelajaran tatap muka pascaerupsi dan paparan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau dengan menggelar Salat Istisqa berjamaah.
Salat Istisqa dijadwalkan berlangsung Jumat, 11 September 2026 mulai pukul 07.30 WIB di masjid atau lapangan sekolah masing-masing.
Pelaksanaan salat melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta warga sekolah lainnya.
Para peserta diminta membawa sajadah dan perlengkapan salat serta tetap menggunakan masker.
Dalam surat tersebut, doa setelah Salat Istisqa juga diupayakan dipimpin oleh peserta didik yatim atau piatu yang memiliki kemampuan dan kefasihan dalam memimpin doa.
Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan kesiapan, kenyamanan, serta kesediaan peserta didik yang bersangkutan.
Usai Salat Istisqa dan sebelum kegiatan belajar dimulai, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik juga diminta bersama petugas kebersihan memastikan kembali kebersihan ruang kelas serta lingkungan sekolah pascadebu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (redaksi mediamatarantai.online)

Exit mobile version