mediamatarantai.online Bandar Lampung — Festival Krakatau 2026 kembali semarak! Beragam seni, tradisi, dan budaya Lampung tampil dalam satu panggung.
Namun, bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, festival ini bukan sekadar seremoni atau hiburan.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menegaskan Festival Krakatau dapat menjadi ajang edukasi budaya, khususnya bagi generasi muda.
Mulai dari Lampung Tapis Karnaval, parade busana Tapis, hingga pertunjukan seni tradisi, masyarakat dan pelajar bisa melihat sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya Lampung.
Menurut Thomas, momentum seperti ini penting untuk menanamkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.
Sebab, di tengah derasnya arus modernisasi, generasi muda tidak cukup hanya mengenal budaya dari buku.
Mereka perlu melihat, mempelajari, dan merasakan langsung kekayaan adat dan seni daerah.
Termasuk memahami keberagaman adat Pepadun dan Sai Batin yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Lampung.
Melalui Festival Krakatau 2026, Disdikbud Lampung berkomitmen terus mendorong pemajuan kebudayaan yang terintegrasi dengan dunia pendidikan.
🎙️ Pesan Thomas Amirico:
“Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dipelajari, dijaga, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.”
🇮🇩 LAMPUNG BERBUDAYA, LAMPUNG MENDUNIA!
(redaksi mediamatarantai.online)

